Tuesday, September 4, 2012

4 September


Selamat sore teman-teman :D

Wah, tugas sekolah saya semakin menjadi-jadi nih, tapi berhubung besok cuman ngumpul tugas sejarah dan tugasnya diketik juga, jadi sekalian lah saya bikin posting ini :D saya rada-rada enggak yakin diakhir pekan nanti saya bisa online, jadi saya putuskan untuk main diblog hari ini.

Sebenarnya sempat bingung gimana nulis cerita ini, tapi setelah dipikir-pikir mungkin kalian akan mengerti sendiri. Kenapa? Dibaca dulu deh ya ;)

Pastinya pada tahu kan ini tanggal berapa? Yap, 4 September.

Memangnya ada apa dengan tanggal 4 September? Nah ini yang mau saya ceritakan.

Begini, pernah ngerasain ragu, berdebar-debar,sedih  dan senang sekaligus? Itu yang saya rasakan pada tanggal 4 September tahun lalu. Ragu karena…. ya entahlah. berdebar-debar karena enggak pernah ada kejadian yang sebegini rumitnya dalam sejarah hidup saya. Sedih karena ngerasa bersalah banget sama 3 orang yang paling penting dalam hidup saya, ngerasa egois berlebihan, tapi senangnya enggak terbendung karena kali itu akhirnya saya benar-benar tahu apa yang saya rasakan.

Masih bingung kemana arah cerita saya ini? Sebenarnya saya juga enggak bermaksud untuk menceritakan secara jelas karena saya pikir ini benar-benar absurd dan abstrak -_-v tapi untuk teman-teman akrab saya yang membaca ini pasti tahu jelas apa maksud cerita ini.

Mungkin saya lanjut sedikit lagi ya.

Kira-kira selama 5 bulan saya lebih merasa tertekan dan jengkel daripada merasa senang, karena banyak yang tidak suka dengan keadaan saya saat itu. Saya bisa maklum, saya mengerti dengan mereka, tapi bukan kah lebih baik dibicarakan baik-baik daripada melontarkan kata-kata yang jujur membuat saya benar-benar merasa tidak senang?

Okedeh, sudah pada ngerti belum? Menurut saya ini sudah lebih dari cukup ya, karena cerita seabsurd ini rasanya enggak perlu terlalu dijelaskan secara detail :p

Well, mungkin kalau ada beberapa orang yang merasa ada dalam cerita saya sedang membaca cerita ini, saya cuman mau bilang terimakasih banyak untuk semua yang sudah kalian lakukan untuk saya, saya benar-benar bersyukur memiliki teman seperti kalian. Saya juga minta maaf karena waktu itu saya terlalu egois dan terlalu kekanak-kanakan.

Khusus untuk dua orang yang ada dalam cerita saya ini, saya cuman mau bilang I never regret knowing both of you, you both make my whole world seems so colourful and gave me more than what I give to you. Thankyou :’)

Jadi, seperti ini lah. Segini dulu ya, saya mau lanjut ngerjakan tugas sejarah saya, haha :D
Terimakasih yang sudah mau baca cerita ini, ditunggu terus ya cerita dari saya ;) -NdrAtha

0 comments:

Post a Comment

Back To Top